Barcelona menghadapi periode sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun. Situasi ini sempat memicu pertanyaan dari para pemain mengenai strategi yang diterapkan pelatih Hansi Flick. Namun, setelah pertemuan internal, suasana di ruang ganti dikabarkan kembali kondusif.
Kekalahan Beruntun dan Pertanyaan Strategi
Kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey menjadi pukulan berat bagi Barcelona. Hanya berselang beberapa hari, tim Catalan kembali takluk 1-2 dari Girona dalam lanjutan Liga Spanyol. Kondisi ini memicu kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan pemain, terutama terkait penerapan garis pertahanan tinggi yang menjadi ciri khas Hansi Flick.
Menurut laporan Diario Sport, para pemain Barcelona secara khusus mempertanyakan strategi tersebut. Strategi yang sama pernah membawa Flick meraih kesuksesan besar di Bayern Munich, bahkan membawa Barcelona menyapu bersih gelar domestik musim lalu.
Pertemuan Internal dan Dukungan Tim
Menyikapi situasi tersebut, para pemain Barcelona dan Hansi Flick menggelar pertemuan untuk membahas kekalahan dan strategi tim. Hasilnya, pertemuan tersebut diklaim berhasil mengembalikan kepercayaan antara pelatih dan para pemainnya.
Bek Barcelona, Eric Garcia, menegaskan bahwa diskusi berjalan lancar. “Kami membicarakan kekalahan dari Atletico dan Girona. Setelahnya, semua tidak ada masalah. Kami saling mendukung,” ujar Garcia.
Senada dengan Garcia, Dani Olmo juga menyatakan keyakinannya terhadap filosofi permainan Flick. “Ini adalah gaya main kami, kami tidak akan menggantinya hanya karena dua laga. Kami tahu apa yang harus kami lakukan selanjutnya,” ungkap Olmo.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi Barcelona untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.





