Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa kurang memuaskan di lini depan saat menjamu Dewa United di kandang sendiri. Menanggapi hasil imbang 1-1 melawan Bali United, di mana tim berjuluk Bajul Ijo itu sejatinya unggul jumlah pemain setelah Nick Kuipers diganjar kartu merah, Bruno Moreira menyadari perlunya peningkatan ketajaman.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-23 melalui gol Francisco Rivera. Namun, keunggulan itu disamakan oleh Muhammad Kafiatur Rizky. Situs resmi Super League mencatat bahwa Persebaya tidak bermain efektif dalam menyerang, hanya mampu melepaskan 11 tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran.
Performa Menurun di Lini Serang
Bruno Moreira secara terbuka mengakui bahwa lini depan Persebaya harus segera meningkatkan performanya. Statistik menunjukkan bahwa dalam 19 pertandingan yang telah dijalani, Persebaya baru mengoleksi 28 gol. Jumlah ini menjadi yang paling sedikit di antara tim-tim yang berada di papan atas klasemen.
Sebagai perbandingan, Persija Jakarta, yang juga berada di papan atas, tercatat sebagai tim paling subur dengan 36 gol yang telah mereka cetak.
Harapan Tiga Poin di Kandang
Bruno Moreira mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang tersebut, terutama karena bermain di kandang sendiri di hadapan para pendukungnya.
“Ya, ini bukan hasil terburuk, tetapi juga bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang di depan pendukung kami. Jadi kami (sebenarnya) mengharapkan tiga poin,” ujar Bruno, seperti dikutip dari situs ILeague.
Ia menambahkan, “Semua orang bekerja dengan keras, tetapi kami perlu menemukan cara untuk mencetak gol, untuk menjadi lebih baik.”






