Lecce – Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, menjadi sasaran cemoohan suporter tuan rumah saat timnya meraih kemenangan 2-0 atas Lecce di Stadion Via del Mare, Minggu (22/2) dini hari WIB. Namun, pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan bahwa masalah yang dihadapi Bastoni telah selesai.
Kontroversi dan Permintaan Maaf Bastoni
Cemoohan yang diterima Bastoni setiap kali menyentuh bola merupakan buntut dari kontroversi pada laga Inter Milan melawan Juventus sepekan sebelumnya. Dalam pertandingan tersebut, Bastoni terlibat insiden dengan bek Juventus, Pierre Kalulu. Bastoni bereaksi berlebihan terhadap kontak ringan dari Kalulu, yang berujung pada kartu kuning kedua dan kartu merah untuk Kalulu. Aksi Bastoni yang dinilai melakukan diving dan kemudian merayakan pengusiran Kalulu menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Menyadari kesalahannya, Bastoni kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Pembelaan Cristian Chivu
Meskipun Bastoni telah meminta maaf, sebagian pendukung Lecce tampaknya tidak terkesan. Mereka terus menyuarakan ketidakpuasan melalui cemoohan selama pertandingan. Menanggapi hal tersebut, Cristian Chivu menyatakan dukungannya penuh terhadap Bastoni. Ia menilai Bastoni telah bertindak benar dengan mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
“Masalahnya sudah selesai sejauh yang saya ketahui,” ungkap Chivu, pelatih asal Rumania tersebut, usai kemenangan Inter Milan di markas Lecce, seperti dilaporkan oleh DAZN. “Saya menghargai profesionalisme dari dia sebagai seorang pemain bertahan dan seseorang, yang menyadari kesalahannya, minta maaf atas apa yang telah terjadi, dan memahami bahwa tim yang utama. Ini sudah selesai dan beres bagi saya,” tegas Chivu dalam pembelaannya terhadap Bastoni.






