Como berhasil mencuri tiga poin penuh dari lawatan mereka ke Turin, mengalahkan Juventus dengan skor 2-0 di Allianz Stadium pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Como, yang terakhir kali meraih poin penuh di kandang Juventus dalam Serie A terjadi pada Maret 1951.
Performa Gemilang Como
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan rasa bangganya atas performa timnya. Ia menilai bahwa timnya mampu bermain dengan cara yang menyulitkan Juventus. “Kami mencoba bermain dengan cara yang menyulitkan mereka. Performa tim saya top dan kami melakukan hal yang berbeda dari pertandingan lain, yaitu mencetak gol kedua,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.
Fabregas menekankan pentingnya mencetak gol kedua ketika berhadapan dengan tim bertalenta seperti Juventus. “Melawan tim seperti dengan talenta dan kualitas seperti ini, kalau Anda tidak mencetak gol kedua, mereka akhirnya akan balik melukai.”
Juventus Disamakan dengan Real Madrid
Lebih lanjut, Fabregas memberikan pujian setinggi langit kepada Juventus, menyamakannya dengan raksasa Spanyol. “Saya bisa bilang ini sebagai orang Spanyol, Juventus seperti Real Madrid-nya Italia, jadi bagi saya datang ke sini dan main seperti ini membuat saya bangga,” katanya.
Kemenangan dramatis ini semakin memperkokoh posisi Como di zona Eropa. Saat ini, mereka menempati peringkat keenam klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 45 poin.






