Liga Indonesia

Ilija Spasojevic Memaafkan Rafael Struick Usai Insiden Tendangan Bola di Lapangan

Advertisement

Penyerang veteran Bhayangkara Presisi Lampung, Ilija Spasojevic, telah menyatakan maafnya kepada striker Dewa United, Rafael Struick, terkait insiden tendangan bola yang terjadi di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Senin (5/1/2026). Insiden tersebut terjadi saat Bhayangkara menjamu Dewa United dalam lanjutan pekan ke-16 Super League 2025/26.

Aksi Emosional Struick

Rafael Struick diduga melakukan aksi emosional tersebut karena frustrasi saat timnya tertinggal 0-1. Ia terlihat menendang bola ke arah Spasojevic yang sedang terkapar di lapangan setelah berduel dengan Egy Maulana Vikri. Tindakan tidak sportif ini berujung pada kartu merah langsung yang dikeluarkan wasit untuk Struick.

Spasojevic, yang menjadi korban dalam insiden tersebut, awalnya menunjukkan ketidakpuasan atas perlakuan yang diterimanya. Namun, situasi tersebut kini telah terselesaikan.

Pesan Maaf dan Balasan

Melalui akun media sosialnya, Spasojevic membagikan pesan singkat permintaan maaf dari Struick. Pesan tersebut berbunyi, “Kawan, hari ini (Senin, 5 Januari) bukan masalah pribadi. Saya beraksi karena emosi dan tentu itu tidak baik. Maafkan dan semoga sukses musim ini.”

Advertisement

Spasojevic kemudian membalas pesan tersebut dengan nada memaafkan dan sportif. “Semua baik-baik saja kawan, kesalahan adalah bagian permainan (sepakbola), kami belajar dari itu dan menatap ke depan. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah harapan masa depan sepakbola Indonesia,” tulis Spasojevic.

Hasil Pertandingan dan Klasemen

Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung dan Dewa United berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara. Gol tunggal dicetak oleh Fareed Sadat menjelang akhir babak pertama.

Kemenangan ini membawa Bhayangkara naik ke peringkat ke-9 klasemen sementara Super League dengan total 22 poin. Sementara itu, Dewa United tertahan di posisi ke-14 dengan raihan 17 angka.

Advertisement