Piala Asia AFC, kompetisi sepak bola paling bergengsi di Asia, telah melahirkan banyak rekor gemilang sejak edisi pertamanya pada tahun 1956. Salah satu rekor yang paling menonjol adalah daftar negara dengan gelar juara terbanyak, yang mencerminkan kekuatan sepak bola Asia selama hampir 70 tahun.
6 Negara Juara Piala Asia Terbanyak
Berikut adalah rangkuman negara-negara yang paling sering mengangkat trofi Piala Asia, berdasarkan data dari tahun 1956 hingga 2023:
Jepang (4 Gelar Juara)
Jepang memegang rekor sebagai juara terbanyak dengan empat gelar. Kemenangan diraih pada tahun 1992, 2000, 2004, dan 2011. Sebagai salah satu kekuatan dominan di Piala Asia, Jepang memiliki rivalitas sengit dengan negara-negara seperti Korea Selatan, Republik Rakyat Tiongkok, Iran, dan Australia.
Arab Saudi (3 Gelar Juara)
Menempati posisi kedua, Arab Saudi telah meraih tiga gelar juara. Kemenangan mereka terjadi pada tahun 1984, 1988, dan 1996. Tim yang dijuluki Al-Akhdar ini juga memiliki catatan impresif dengan lolos ke Piala Dunia empat kali beruntun hingga edisi 2006.
Iran (3 Gelar Juara)
Sama seperti Arab Saudi, Iran juga mengoleksi tiga gelar juara Piala Asia. Kemenangan diraih pada tahun 1968, 1972, dan 1976. Era 1970-an menjadi masa keemasan bagi Team Melli, yang dikenal mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan individu pemainnya.
Korea Selatan (2 Gelar Juara)
Korea Selatan menjadi salah satu pelopor kemenangan di awal sejarah Piala Asia. Tim ini berhasil meraih dua gelar juara pada edisi pertama tahun 1956 dan 1960, yang menandai kekuatan sepak bola mereka di benua Asia.
Qatar (2 Gelar Juara)
Dalam era sepak bola modern, Qatar bangkit sebagai kekuatan baru dengan meraih dua gelar beruntun. Tim berjuluk Al-Annabi ini menjadi juara pada Piala Asia 2019 setelah mengalahkan Jepang di final. Gelar tersebut berhasil dipertahankan pada Piala Asia 2023 setelah mengalahkan Yordania, menjadikan Qatar sebagai juara bertahan.
Israel (1 Gelar Juara)
Israel berhasil meraih satu gelar juara pada tahun 1964. Meskipun demikian, setelahnya mayoritas negara Muslim dan Arab memboikot Israel, yang berujung pada pemindahan paksa tim ke konfederasi UEFA.
Selain negara-negara tersebut, tim lain yang juga berhasil meraih masing-masing satu gelar juara adalah Kuwait (1980), Australia (2015), dan Irak (2007).






