Liga Indonesia

John Herdman Respons Target PSSI: Timnas Indonesia Punya Talenta untuk Ukir Sejarah di Piala Asia 2027

Advertisement

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menanggapi target ambisius yang dicanangkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk Piala Asia 2027. PSSI berharap skuad Garuda dapat menembus babak 8 besar dalam turnamen yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 8 Februari 2027 tersebut.

Pengalaman Penting untuk Pemain

Timnas Indonesia berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia 2027 setelah menorehkan prestasi sebagai runner-up di Ronde 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini menandai partisipasi beruntun kedua bagi Indonesia di ajang empat tahunan tersebut, setelah sebelumnya tampil di Piala Asia 2023.

Menanggapi target tersebut, Herdman menekankan pentingnya pengalaman bagi para pemain. “Saya rasa paling penting dalam turnamen itu adalah pemain perlu mendapatkan pengalaman. Karena pemain diaspora pun ada yang beberapa membutuhkan pengalaman,” ujar John Herdman di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Ia menambahkan, “Karena Piala Asia ini penting buat Indonesia karena secara talent pool, kami punya talent pool yang baik untuk menciptakan sejarah dengan prestasi di sini. Yang perlu kita ingat adalah timnas ini bertalenta, jadi kita harus bisa menunjukkan dan mengambil langkah maju sebagai negara.”

Tugas Ganda untuk Membangun Fondasi Timnas Tangguh

Selain memimpin tim senior, John Herdman juga dipercaya PSSI untuk menangani Timnas U-23. Tugas ini juga membuka peluang baginya untuk mengemban tanggung jawab di Asian Games 2026, apabila tim sepak bola Indonesia turut serta.

Advertisement

Herdman berencana memanfaatkan posisinya sebagai Pelatih Timnas U-23 untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta-talenta muda potensial Indonesia. Menurutnya, kedua peran yang diembannya ini saling berkaitan erat dalam upaya membangun Timnas Indonesia yang lebih kuat di masa depan.

“Di Kanada, jembatan antara talent pool dan timnas itu sangat penting. Karena itu adalah pijakan ke tim nasional,” tuturnya.

“Jadi kami harus bekerja sama dengan erat bersama Timnas U-23, kami harus punya konsistensi, baik dari budaya, framework, framework taktik, filosofinya juga harus sama. Kalau begitu, mereka akan bisa siap bermain,” pungkasnya.

Advertisement