Liga Italia

Kiper Emil Audero Terkena Flare, Pelempar Alami Luka Parah 3 Jari Putus

Advertisement

Insiden mengerikan mewarnai laga Serie A antara Cremonese melawan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Minggu (1/2/2026). Kiper Cremonese yang juga penggawa Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, menjadi korban pelemparan flare dari tribun pendukung Inter Milan. Parahnya, pelaku pelemparan flare tersebut dilaporkan mengalami luka serius hingga kehilangan tiga jari akibat ledakan.

Emil Audero Terkena Ledakan Flare

Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0 ini diwarnai insiden tidak terpuji di awal babak kedua. Sebuah flare dilemparkan dari tribun yang dihuni fans Inter Milan ke arah lapangan. Ledakan terjadi tepat di area kotak penalti Cremonese, meninggalkan kepulan asap putih.

Emil Audero, yang saat itu berada di posisinya, tak luput dari dampak ledakan tersebut. Ia langsung terkapar di lapangan, memaksa wasit menghentikan pertandingan sementara waktu. Tim medis segera memberikan pertolongan. Terlihat luka robek di bagian paha kanannya, sementara telinganya dilaporkan berdengung akibat suara ledakan yang keras.

Meskipun sempat mengalami cedera, Emil Audero menunjukkan profesionalisme tinggi. Setelah mendapat perawatan dari tim medis, ia memilih untuk tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.

Advertisement

Sebuah video momen insiden ini beredar, menunjukkan Emil Audero yang terkena flare dan segera mendapat penanganan medis. Untungnya, ia dapat melanjutkan laga.

Pelaku Pelempar Flare Kehilangan Tiga Jari

Sementara itu, laporan dari La Gazzetta dello Sport mengungkap nasib nahas pelaku pelemparan flare. Identitas fans Inter Milan tersebut telah diketahui. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah tiga jarinya putus akibat ledakan flare yang dilemparkannya sendiri.

Tersangka pelempar flare ini akan langsung menjalani penangkapan setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Atas insiden ini, Inter Milan diperkirakan akan menghadapi sanksi dari otoritas sepak bola, termasuk denda, pembatasan kedatangan fans di laga tandang, hingga kemungkinan penutupan sebagian tribun di stadion kandang mereka, Giuseppe Meazza.

Advertisement