Persaingan memperebutkan gelar juara LaLiga musim ini semakin memanas. Barcelona yang sempat unggul empat poin atas rival abadinya, Real Madrid, kini hanya terpaut satu angka. Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, menilai LaLiga sebagai kompetisi sepak bola paling sulit.
Persaingan Ketat di Puncak Klasemen
Hingga pekan ke-22, Barcelona masih memimpin klasemen sementara LaLiga dengan mengoleksi 55 poin. Namun, Real Madrid membuntuti di posisi kedua dengan selisih tipis, hanya satu poin di belakangnya. Performa Barcelona yang sempat tergelincir setelah kalah dari Real Sociedad dalam tiga pekan terakhir membuat keunggulan mereka terpangkas.
Yamal: LaLiga Kompetisi Paling Panjang dan Menantang
Menyadari betapa sulitnya mempertahankan gelar juara, Lamine Yamal mengungkapkan pandangannya mengenai LaLiga. “Ini kompetisi yang paling sulit karena paling panjang, tidak ada yang sudah pasti sampai akhir dan seperti musim lalu, kami harus berjuang sampai akhir, meraih poin, tidak kalah, karena itu semua penting, dan semoga begitu,” ujar Yamal seperti dilansir dari Football Espana.
Fokus pada Performa Tim, Bukan Sekadar Gol
Yamal juga menanggapi sorotan mengenai jumlah golnya yang dianggap belum maksimal. Sejak debutnya bersama Barcelona pada tahun 2023, pemain muda ini telah mencatatkan 39 gol dalam 135 penampilan. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah performa tim dan kemenangan.
“Permainan saya tidak didasarkan itu. Benar bahwa itu menciptakan kontroversi karena ketika saya main bagus, saya tidak mencetak gol dan ketika saya bikin gol, saya tidak main bagus, tapi saya ingin main bagus, tim menang, dan terus seperti ini,” jelasnya.
Video terkait: Hansi Flick menyatakan akan selalu melindungi Lamine Yamal.






