Munich – Bintang sepak bola Kolombia, Luis Diaz, menyatakan dirinya tengah berada dalam penampilan terbaik sepanjang kariernya bersama Bayern Munich. Sejak ditebus seharga 75 juta euro dari Liverpool pada musim panas lalu, Diaz langsung menunjukkan performa impresif.
Statistik Mengesankan Diaz di Musim 2025/2026
Hingga kini, Diaz telah mencatatkan 19 gol dan 15 assist dalam 32 penampilannya untuk Bayern di musim 2025/2026. Torehan ini melampaui rekor keterlibatan gol terbaiknya pada musim 2020/2021, di mana ia membukukan 22 gol dan 11 assist dalam 54 laga bersama Porto dan Liverpool.
Pengakuan Diaz Mengenai Puncak Kariernya
Menanggapi pertanyaan apakah ia sedang dalam performa terbaiknya, Luis Diaz dengan yakin menjawab, “Ya, kurasa demikian.” Ia menambahkan bahwa performanya sudah sangat baik sejak meninggalkan Kolombia.
“Sesungguhnya, aku sudah dalam performa yang sangat baik sejak meninggalkan Kolombia. Aku menjalani beberapa musim yang sangat bagus di Porto. Segalanya juga berjalan sangat baik di Liverpool, terutama musim lalu,” ujar Diaz kepada Sky.
Pesepakbola berusia 29 tahun itu merasa terus berkembang sebagai pemain dan pribadi. “Namun, kurasa seiring berjalannya waktu aku tumbuh jauh lebih baik sebagai seorang pesepakbola dan juga seseorang, yang mana aku belajar lebih banyak lagi. Sangat membantu ketika Anda lebih matang. Dan sekarang aku merasa dalam kondisi 100 persen secara fisik maupun psikis.”
Diaz menegaskan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi tim. “Kurasa aku sedang menjalani periode yang sangat bagi sekarang, dan aku berusaha menikmatinya… tapi di sisi lain, juga terus melakukan hal-hal yang tepat dan tidak berpuas diri. Karena semuanya itu tentang: terus membumi dan terus membantu timku. Itulah yang terpenting,” pungkasnya.
Dampak Diaz bagi Bayern Munich
Penampilan gemilang Luis Diaz memberikan kontribusi signifikan bagi Bayern Munich. Klub berjuluk Die Roten itu masih berada di jalur perburuan treble di akhir musim ini, dengan memuncaki klasemen Bundesliga, mencapai semifinal Piala DFB, dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.






