Liga Spanyol

Puasa Ramadan, Lamine Yamal Ungkap Strategi Jaga Kebugaran di Tengah Jadwal Padat Barcelona

Advertisement

Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, membagikan pengalamannya dalam menjaga kebugaran fisik selama menjalankan ibadah puasa Ramadan di tengah jadwal padat kompetisi sepak bola. Bagi Yamal, ini bukan kali pertama ia menjalani puasa sebagai atlet profesional, menunjukkan bahwa klub telah memiliki program adaptasi bagi pemain muslim.

Adaptasi Nutrisi dan Hidrasi

Barcelona, yang pernah diperkuat pemain muslim seperti Ousmane Dembele, Franck Kessie, dan Ansu Fati, memiliki perhatian khusus terhadap kebutuhan nutrisi para pemainnya di bulan Ramadan. Perencanaan menu makan malam dirancang untuk menggabungkan asupan gizi seimbang tanpa menyebabkan makan berlebihan yang dapat mengganggu kualitas tidur atau performa atlet.

Selain nutrisi, hidrasi menjadi aspek krusial, terutama menjelang pertandingan. Yamal mengungkapkan rutinitas paginya di bulan puasa. “Saya bangun jam empat pagi, makan (sahur), pergi latihan, dan tidak melakukan hal lain. Saya minum elektrolit dalam bentuk pil guna mencegah rasa haus yang terasa sepanjang hari,” ujar Yamal, mengutip dari AS.

Advertisement

Tantangan Pertandingan di Siang Hari

Barcelona dijadwalkan akan menghadapi Levante pada akhir pekan ini. Pertandingan tersebut akan bergulir pada pukul 16.15 waktu setempat. Kondisi ini berarti Yamal kemungkinan besar akan bertanding dalam keadaan berpuasa, sebuah tantangan yang harus ia hadapi dengan strategi yang telah disiapkannya.

Advertisement