Bandar Lampung – Pemain Dewa United, Rafael Struick, harus keluar lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dalam laga melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC. Insiden ini terjadi di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Senin (5/1/2026) sore WIB, dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Super League.
Gol Tunggal Bhayangkara
Bhayangkara FC berhasil unggul lebih dulu melalui sundulan Fareed Sadat pada menit ke-43, memanfaatkan umpan dari Moises. Keunggulan 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.
Keributan Berujung Kartu Merah
Memasuki awal babak kedua, Bhayangkara FC harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Wahyu Seto diganjar kartu kuning kedua. Dewa United berupaya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan kedudukan. Namun, alih-alih mencetak gol, Dewa United justru harus kehilangan satu pemainnya jelang akhir pertandingan.
Rafael Struick menerima kartu merah langsung akibat aksinya yang dianggap provokatif. Pemain berusia 22 tahun itu menendang bola ke arah Ilija Spasojevic saat pertandingan dihentikan sementara. Tindakan tersebut memicu kemarahan pemain Bhayangkara FC dan berujung pada keributan yang melibatkan pemain serta ofisial kedua tim.
“Terlalu terpancing emosi! Aksi Rafael Struick ke Spaso membuat wasit langsung mengganjarnya dengan kartu merah 🟥😱,” tulis akun @VidioSports di platform X pada 5 Januari 2026, menyertai unggahan video insiden tersebut.
Catatan Buruk Struick
Ini merupakan kartu merah pertama yang diterima Rafael Struick sejak bergabung dengan Dewa United pada Agustus 2025. Sepanjang musim ini, Struick belum berhasil mencetak gol dari 10 pertandingan BRI Super League yang telah dijalaninya.
Posisi Klasemen
Kekalahan ini membuat Dewa United tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Super League dengan mengoleksi 17 poin. Tim berjuluk The Banten Warriors ini baru meraih 5 kemenangan dari 16 pertandingan yang telah dilakoni.
Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara FC.






