Liga Spanyol

Raphinha Ungkap Alasan Bertahan di Barcelona Berkat Hansi Flick

Advertisement

Barcelona – Pemain sayap Barcelona, Raphinha, mengungkapkan bahwa ia sempat memiliki niat untuk meninggalkan klub. Keputusannya untuk bertahan akhirnya dipengaruhi oleh kedatangan pelatih Hansi Flick.

Barcelona baru saja meraih gelar Piala Super Spanyol setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-2 dalam laga final. Raphinha turut berkontribusi dengan mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.

Sejak Hansi Flick mengambil alih kursi kepelatihan pada tahun 2024, menggantikan Xavi Hernandez, peran Raphinha dalam tim semakin signifikan. Ketika pertama kali bergabung dari Leeds United pada Juli 2022, Raphinha memang menunjukkan kualitasnya, namun permainannya kerap tidak konsisten.

Selama dua musim pertamanya di Camp Nou, Raphinha seringkali menjadi pemain pengganti, memulai pertandingan dari bangku cadangan dalam 11 dari total 76 penampilan. Ia hanya menjadi starter dalam 42 pertandingan.

Namun, di bawah arahan Flick, kontribusi Raphinha meningkat pesat. Peran taktisnya meluas, dan ia menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan serta krusial dalam laga-laga penting Barcelona. Pemain berusia 29 tahun asal Brasil ini telah membuktikan dirinya sebagai figur penentu.

Advertisement

“Jika Hansi Flick tidak datang, saya pasti sudah meninggalkan Barca. Dia mengubah segalanya,” ujar Raphinha seperti dikutip dari BBC. “Dia memberi tahu bahwa saya akan menjadi pemain penting. Itulah yang dibutuhkan seorang pemain – kepercayaan diri,” tambahnya.

Perbandingan statistik menunjukkan perbedaan signifikan. Di bawah Xavi Hernandez, Raphinha tampil sebanyak 87 kali, mencetak 20 gol, dan memberikan 23 assist. Sementara itu, di bawah Hansi Flick, meskipun baru memainkan 74 pertandingan, ia telah melampaui jumlah gol tersebut dengan mencetak 45 gol dan memberikan 26 assist.

Perubahan ini menegaskan betapa pentingnya peran Hansi Flick dalam memotivasi dan mengoptimalkan potensi Raphinha di Barcelona.

Advertisement