Mantan pemain Arsenal, Andrey Arshavin, mengungkapkan dukungannya untuk Barcelona dan berharap Alvaro Arbeloa tidak meraih kesuksesan bersama Real Madrid. Pernyataan ini muncul di tengah performa Arbeloa yang mulai menanjak bersama Los Blancos.
Tantangan Berat Arbeloa di Real Madrid
Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih utama Real Madrid menggantikan Xabi Alonso yang dipecat awal Januari 2026. Tugas ini menjadi tantangan besar bagi Arbeloa, yang baru pertama kali menangani tim senior setelah sebelumnya melatih tim kelompok umur.
Debut Arbeloa bersama Real Madrid sempat diwarnai hasil minor. Timnya tersingkir dari Copa del Rey oleh Albacete, klub divisi dua. Namun, setelah kekalahan tersebut, Arbeloa berhasil membawa Real Madrid meraih tiga kemenangan beruntun di berbagai kompetisi, mengalahkan Levante (2-0), AS Monaco (6-1), dan Villarreal (2-0).
Berkat rangkaian hasil positif tersebut, Real Madrid kini terus membayangi Barcelona di klasemen La Liga. Barcelona masih memimpin dengan keunggulan tipis, hanya satu poin di atas Real Madrid.
Arshavin Soroti Jarak Poin dan Harapan Pribadi
Andrey Arshavin menilai bahwa jarak poin antara Barcelona dan Real Madrid seharusnya bisa lebih lebar, mengingat performa Real Madrid sebelumnya yang dinilai kurang maksimal. Ia terkejut melihat kedua tim begitu dekat di papan klasemen.
“Saya terkejut karena Barcelona cuma unggul satu poin dari mereka di klasemen. Real Madrid kan sebelumnya bermain sangat buruk sehingga posisi mereka tampak berbeda menurut saya,” ujar Arshavin kepada Match TV.
Sebagai pendukung Barcelona, Arshavin secara terbuka menyatakan harapannya agar Arbeloa gagal membawa prestasi bagi Real Madrid. Ia juga menyoroti pentingnya hubungan pelatih dengan pemain.
“Namun, saya kira Arbeloa tetap masih dalam sebuah situasi sulit. Sebagai seorang pendukung Barcelona, saya harap Arbeloa gagal. Bagi dia, kuncinya adalah berhubungan dengan pemain, bukan menyusun strategi. Xabi Alonso tidak melakukannya,” celetuk Arshavin.
Fokus Madrid di Liga Champions
Alvaro Arbeloa kini mengalihkan fokusnya untuk membawa Real Madrid lolos ke fase gugur Liga Champions. Saat ini, Real Madrid menempati peringkat ketiga klasemen grupnya hingga pekan ketujuh. Pertandingan krusial akan dihadapi melawan Benfica pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, di mana kemenangan akan memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.
Video terkait: Madrid Dibungkam Tim Kasta Kedua, Arbeloa: Salah Saya!






