Liga Jerman

Bangkit dari Titik Terendah, Loris Karius Temukan Kembali Performa Terbaiknya Bersama Schalke 04

Advertisement

Jakarta – Loris Karius, kiper yang pernah berada di titik terendah kariernya setelah kesalahan fatal di final Liga Champions 2018, kini menunjukkan kebangkitan luar biasa bersama Schalke 04 di divisi kedua Bundesliga Jerman.

Perjalanan Penuh Cobaan

Tragedi Karius terjadi pada final Liga Champions 2018, di mana Liverpool harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-3. Dua kesalahan fatal yang dilakukan Karius berujung pada gol-gol Madrid. Lemparan pendek yang dihalau Karim Benzema menjadi gol pertama, sementara sepakan keras Gareth Bale yang tak mampu ditangkap sempurna menjadi gol ketiga Madrid.

Setelah momen pahit tersebut, karier Karius di Liverpool meredup. Ia sempat dipinjamkan ke Besiktas dan Union Berlin, namun kedua klub tersebut enggan mempermanenkannya. Kontraknya di Liverpool berakhir pada musim dingin 2022. Karius kemudian bergabung dengan Newcastle United selama dua tahun, namun hanya berperan sebagai kiper pengganti. Setelah menganggur semusim pada periode 2024-2025, Karius akhirnya menemukan pelabuhan baru di Schalke 04, yang berkompetisi di divisi kedua Bundesliga.

Pengakuan Karius: Hidup Bagai Roller Coaster

Karius mengakui bahwa hidupnya setelah final Liga Champions terasa seperti roller coaster. Penurunan karier yang tajam membuatnya merasa seolah-olah sudah pensiun.

“Mungkin terdengar dramatis, tapi rasanya saya sudah pensiun. Saya beberapa kali sempat tidak main, sampai terakhir (sebelum gabung Shcalke) tujuh bulan saya tidak main bola,” katanya kepada The Independent.

Meskipun demikian, Karius berusaha melihat sisi positif dari masa rehatnya.

“Sebenarnya tidak buruk-buruk amat, saya bisa habiskan waktu bersama keluarga dan jalan-jalan. Namun saya masih mau kembali ke lapangan, meski rasanya tidak 100 persen,” tambahnya.

Advertisement

Kebangkitan di Schalke 04

Sejak bergabung dengan Schalke 04 pada musim dingin 2025, Karius menunjukkan performa yang menjanjikan. Pada paruh kedua musim lalu, ia mencatatkan empat penampilan di Bundesliga 2. Musim 2025/26 ini, Karius telah menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Schalke.

Hingga kini, ia telah tampil sebanyak 18 kali, mencatatkan 10 clean sheets, dan baru kebobolan 10 gol. Kiper berusia 32 tahun ini disebut-sebut telah kembali ke performa terbaiknya. Berkat kontribusinya, Schalke 04 saat ini memuncaki klasemen divisi kedua Bundesliga dan berpeluang besar untuk promosi ke kasta tertinggi musim depan.

Fokus pada Tim

Karius menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan yang terbaik untuk tim.

“Ada saatnya kepercayaan diri saya di titik rendah dan ada saatnya kembali tinggi lagi. Saya fokus untuk bermain semaksimal mungkin di lapangan dan membantu tim,” tegasnya.

“Ini bukan soal saya, ini soal tim. Kami mau menang dan terus maju,” tutup pria asal Jerman tersebut.

Advertisement