Persib Bandung tampaknya belum akan menurunkan rekrutan terbarunya, Layvin Kurzawa, dalam waktu dekat. Pelatih Bojan Hodak menyatakan akan menerapkan pendekatan bertahap untuk pemain asal Prancis tersebut, mengingat rekam jejaknya yang lama absen dari kompetisi profesional.
Pendekatan Bertahap untuk Kurzawa
Layvin Kurzawa diperkenalkan sebagai pemain baru Persib setelah pertandingan melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 25 Januari 2026. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Maung Bandung di Super League dan AFC Champions League (ACL) 2. Namun, Persib menyadari bahwa Kurzawa telah lama tidak aktif bermain.
Catatan Soccerway menunjukkan bahwa penampilan terakhir Kurzawa terjadi pada 7 April 2025, saat membela klub Portugal, Boavista, melawan Rio Ave. Ini berarti pemain tersebut telah absen merumput selama hampir satu tahun.
Kurzawa sendiri diketahui menghadapi masalah cedera dalam beberapa tahun terakhir, yang berdampak pada penurunan kariernya.
Kutipan Pelatih Bojan Hodak
Menanggapi hal ini, Bojan Hodak menjelaskan strateginya. “Dalam 3,5 bulan ke depan, kami akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan,” kata Hodak, dikutip dari laman resmi Persib.
Ia menambahkan, “Kami tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus (Federico) Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kami butuhkan. Kami akan bersabar.”
Strategi Transfer Persib
Layvin Kurzawa didatangkan Persib pada bursa transfer tengah musim bersama dengan pemain diaspora, Dion Markx. Kedua pemain baru ini diharapkan dapat meningkatkan kedalaman skuad Persib dalam menghadapi kompetisi yang padat.
Saat ini, Persib memuncaki klasemen sementara Super League 2025/26 dan akan melanjutkan kiprahnya di Babak 16 Besar ACL setelah lolos dari fase grup.
Bojan Hodak juga mengomentari pentingnya kedua rekrutan baru ini. “Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah. Dion itu seperti Kakang (Rudianto) dan Robi (Darwis), dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat,” jelas Hodak.
Ia melanjutkan, “Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya.”






