Pertandingan puncak Piala Asia Futsal 2026 akan mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan raksasa futsal Asia, Iran. Laga final yang diprediksi berlangsung sengit ini akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/1) pukul 19.00 WIB.
Perang Urat Saraf Pelatih
Menjelang pertandingan krusial ini, pelatih kedua tim, Hector Souto dari Indonesia dan Vahid Shamsaee dari Iran, saling melontarkan pujian yang sarat makna. Pujian tersebut diyakini sebagai taktik perang urat saraf untuk meredam tekanan lawan.
Timnas Futsal Indonesia berhasil melaju ke partai final setelah mengalahkan juara bertahan Jepang dengan skor 5-3 di babak semifinal. Sementara itu, Iran menyingkirkan Irak dengan skor 4-2.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui kebesaran Iran sebagai tim futsal Asia dengan tradisi juara yang kuat. Namun, ia justru melihat tekanan lebih besar ada pada tim lawan.
“Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iranlah yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juara mereka,” ujar Hector dilansir dari situs resmi AFC Futsal. Ia menambahkan, “Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya kalah 4 kali. Mereka juara 13 kali dari 17 edisi. Jika mereka kalah besok, itu adalah kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal (karena underdog), tapi mereka tidak boleh.”
Di sisi lain, Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, tidak meremehkan Timnas Indonesia yang berhasil menembus final. Ia menganggap pencapaian Garuda sebagai keindahan dalam permainan futsal.
“Inilah keindahan permainan ini, tidak bisa diprediksi. Kemarin saya datang ke venue untuk melihat para fans. Saya mendengar banyak tentang fans Indonesia yang sangat mencintai olahraga ini, dan itulah yang menarik saya datang ke sini,” ujar Vahid. Ia melanjutkan, “Jumlah trofi dan gelar juara yang dimiliki Timnas Futsal Iran memang sangat berbeda (jaraknya) dengan negara-negara lain. Kami memiliki jarak dengan tim lain. Tapi ini adalah pertandingan. Besok adalah pertandingan baru, hari yang baru, dan trofi yang baru. Kami sangat menghormati pelatih Indonesia, tapi besok kami fokus untuk bermain fair play.”
Ambisi Juara
Iran, yang telah mengoleksi 13 gelar dari 17 edisi, mengincar trofi ke-14 mereka di ajang ini. Sementara itu, Indonesia berambisi untuk meraih gelar juara Piala Asia Futsal pertamanya dalam sejarah.
Pertandingan final ini ibarat duel David vs Goliath, di mana Indonesia sebagai tim underdog akan mencoba mengukir sejarah melawan dominasi Iran sebagai raja futsal Asia.






