Borneo FC bersiap menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League. Tim berjuluk Pesut Etam ini menyatakan kewaspadaan penuh terhadap Laskar Mataram yang tengah dalam kondisi terpuruk.
PSIM Yogyakarta dalam Sorotan
Kekalahan telak 0-3 dari Persebaya Surabaya pada pekan sebelumnya menjadi catatan minor bagi PSIM. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi harus kebobolan tiga kali melalui gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto. Hasil ini tentu menjadi modal yang kurang ideal bagi PSIM menjelang bentrokan melawan Borneo FC.
Borneo FC Tetap Waspada
Meskipun PSIM tengah dalam tren negatif, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan pentingnya kewaspadaan. Ia menilai bahwa tim yang sedang terluka seringkali memiliki motivasi berlipat untuk bangkit.
“Tapi dalam kondisi ini bisa saja mereka memiliki motivasi besar untuk bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” ujar Lefundes, seperti dikutip dari situs ILeague.
Persaingan Ketat di Papan Atas
Borneo FC sendiri memulai putaran kedua Super League dengan hasil positif, meraih kemenangan 1-0 atas Persis. Kemenangan ini menjadi bekal penting dalam persaingan ketat di papan atas klasemen.
Saat ini, Borneo FC menempati posisi kedua dengan mengoleksi 41 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Lefundes menyadari bahwa paruh kedua kompetisi akan jauh lebih menantang.
“Kami memulai putaran kedua dengan hasil positif, tentu ini bagus untuk bekal bersaing di papan atas. Putaran kedua berbeda dengan putaran pertama, persaingan jauh lebih sulit,” tegas Lefundes.






