Udine – Kolaborasi apik antara Francesco Pio Esposito dan Lautaro Martinez kembali menjadi kunci kemenangan Inter Milan. Dalam laga tandang melawan Udinese di Dacia Stadium pada Sabtu (17/1/2026) malam WIB, duet penyerang muda ini sukses mengamankan tiga poin krusial bagi timnya.
Pio Esposito, Pelayan Setia Lautaro Martinez
Meskipun bukan pilihan utama di lini serang Inter, Pio Esposito membuktikan dirinya sebagai pelayan yang efektif bagi Lautaro Martinez. Dalam pertandingan tersebut, Pio melihat posisi Lautaro yang sangat baik di dalam kotak penalti dan segera memberikan umpan matang. Lautaro, dengan ketenangan khasnya, mengontrol bola, mencari ruang, dan melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang Udinese, membuka keunggulan bagi Inter.
Gol tunggal tersebut bertahan hingga akhir laga, memastikan Inter Milan mempertahankan keunggulan tiga poin di puncak klasemen Serie A. Bagi Pio, assist tersebut merupakan yang keempat dari 19 penampilannya musim ini, melengkapi dua gol yang telah ia cetak. Menariknya, tiga dari empat assist yang ia berikan ditujukan untuk Lautaro Martinez.
Rekor Individu dan Kolaborasi Memukau
Statistik menunjukkan betapa krusialnya kolaborasi antara Pio dan Lautaro. Tidak ada pemain lain di Serie A yang memiliki assist lebih banyak untuk satu rekan setim yang sama dibandingkan Pio Esposito kepada Lautaro Martinez, bahkan mengungguli rekor Aaron Martin untuk Les Ostigard di Genoa.
Pio Esposito juga mencatatkan rekor sebagai pemain Italia termuda yang berhasil berkontribusi minimal lima gol dalam lima liga top Eropa. Sementara itu, Lautaro Martinez menjadi pemain keempat dalam tujuh musim terakhir yang terlibat langsung dalam setidaknya 15 gol di liga-liga top Eropa, menyamai rekor yang pernah diukir oleh Harry Kane, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland.
Lebih lanjut, Lautaro Martinez konsisten mencetak lebih dari lima gol di laga tandang selama tujuh musim beruntun, sebuah pencapaian yang hanya bisa disamai oleh Harry Kane dan Kylian Mbappe. Kolaborasi yang semakin solid antara Lautaro dan Pio ini tentu menjadi sinyal positif bagi Inter Milan dalam perburuan gelar Serie A musim ini.






