Liga Indonesia

Harianto Badjoeri, Mantan Manajer Persija, Tutup Usia di Usia 70-an

Advertisement

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Mantan Manajer Persija Jakarta, Harianto Badjoeri, meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026). Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan.

Pengumuman Duka dari Persija

Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh Persija pada Senin (23/2/2026). Melalui pernyataan tertulis, klub berjuluk Macan Kemayoran itu menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

“Segenap keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Persija, Bapak Harianto Badjoeri. Sejenak, mari kita panjatkan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan,” demikian bunyi pernyataan Persija.

Peran Harianto di Persija dan Kenangan Para Pemain

Harianto Badjoeri pernah menjabat sebagai Manajer Persija pada periode akhir tahun 2000-an, tepatnya antara tahun 2006 hingga 2010. Posisi tersebut tidak terlepas dari perannya dalam pengelolaan PT Persija.

Meskipun Persija tidak berhasil meraih gelar juara selama masa kepemimpinannya, Harianto tetap dikenang dengan baik oleh para mantan pemainnya. Sejumlah eks pemain Persija turut menyampaikan rasa duka atas kepergian sosok yang pernah menjadi bagian dari tim.

Advertisement

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sugeng tindak Pak,” tulis Bambang Pamungkas, yang akrab disapa Bepe, melalui akun media sosialnya.

Hal senada diungkapkan oleh Greg Nwokolo. “Turut berduka cita semoga tenang di sana pak Harianto boss terbaik,” ujar Greg.

Prosesi Pemakaman

Jenazah almarhum Harianto Badjoeri dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebelum dimakamkan, mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta itu dilepas dengan upacara kedinasan oleh Satpol PP.

Advertisement