Jakarta – Pelatih Tim Nasional Futsal Indonesia, Hector Souto, menunjukkan mentalitas juangnya saat menghadapi pertanyaan dari seorang jurnalis Uzbekistan dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026. Souto tidak terima timnya dianggap remeh menjelang laga final melawan Iran.
Perdebatan di Ruang Konferensi Pers
Insiden ini terjadi di Indonesia Arena, Kamis (5/2) malam WIB, setelah Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 5-3. Souto, seperti biasa, melayani pertanyaan dari awak media yang hadir. Namun, salah seorang jurnalis asal Uzbekistan mengajukan pertanyaan yang menyinggung status unggulan Iran di laga final.
Jurnalis tersebut memprediksi Iran akan lebih diunggulkan karena rekor juara mereka yang mencapai 13 kali, sementara Indonesia baru pertama kali menembus partai puncak. Pertanyaan ini memicu reaksi dari Hector Souto.
Souto: Trofi Masih Harus Diperebutkan
“Dari mana asal kamu?” tanya Souto kepada jurnalis tersebut. Setelah dijawab “Uzbekistan”, Souto melanjutkan dengan nada menantang.
“Jadi bagi Anda, trofi itu sudah pasti milik Iran? Silakan Anda merayakan bersama mereka,” ujar Souto dengan nada sarkastis. Ia menekankan bahwa trofi juara masih harus diperjuangkan di lapangan.
“Bagi saya, trofi itu masih harus diperebutkan. Tentu mereka punya pemain hebat, kuat, kemampuan individu bagus. Tapi, kami akan memainkan kartu kami,” tegas Souto. Ia menambahkan bahwa hasil akhir akan menentukan siapa yang layak menjadi juara.
“Kalau mereka menang, kami akan mengucapkan selamat, dan kalau kami yang menang, kami akan sangat senang dan itu akan meyakinkan kami bahwa kami juga tim yang kuat,” tutupnya.
Meskipun sempat terjadi perdebatan, suasana mereda setelah sesi jumpa pers berakhir. Souto terlihat menyalami jurnalis tersebut, menandakan bahwa hubungan keduanya tetap baik dan profesional.
Pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia dan Iran akan digelar di Indonesia Arena pada Jumat (7/2) pukul 19.00 WIB.






