Jakarta – Tim Nasional Futsal Iran menyatakan tidak gentar menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah Indonesia dalam laga final Piala Asia Futsal yang akan digelar besok. Menurut mereka, tekanan semacam itu sudah menjadi hal biasa bagi para pemainnya.
Rekor Impresif Iran
Iran melaju ke partai puncak Piala Asia Futsal untuk kali ke-16, sebuah rekor terbanyak di antara tim-tim lain sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1999. Tim berjuluk ‘The Lions of Persia’ ini juga berstatus sebagai juara bertahan, setelah berhasil meraih gelar pada edisi 2024.
Perjalanan Mengejutkan Indonesia
Di sisi lain, Indonesia tampil sebagai finalis yang bisa dibilang masih baru dalam kancah Piala Asia Futsal. Ini adalah kali pertama bagi tim Merah Putih mencapai babak final, setelah sebelumnya lebih sering tersandung di fase grup atau bahkan gagal lolos kualifikasi. Di level Asia Tenggara pun, Indonesia kerap berada di bawah bayang-bayang Thailand dan Vietnam.
Namun, status sebagai tuan rumah tidak bisa dipandang sebelah mata. Indonesia telah menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan tim-tim kuat seperti Jepang dan Vietnam di fase gugur. Mereka juga berhasil keluar sebagai juara grup, mengungguli tim-tim tangguh seperti Irak, Korea Selatan, dan Kirgistan.
Dukungan penuh dari para penggemar di Indonesia Arena diprediksi akan memberikan suntikan semangat berlipat ganda bagi para pemain timnas. Tak jarang, atmosfer pertandingan yang riuh juga dapat memberikan tekanan tersendiri bagi tim lawan.
Mental Juara Iran
Meskipun demikian, para pemain Iran diklaim tidak terintimidasi oleh teror penonton. Mereka siap untuk meraih gelar juara melalui penampilan terbaik di lapangan.
“Inilah mentalitas orang Iran, kami selalu ada di sini untuk menjadi juara. Bagi kami, lima pertandingan terakhir yang sudah kami lalui juga adalah final. Dan besok adalah final lainnya. Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan kami untuk memenangkan final ini dan menjadi juara,” ujar pemain Iran, Mohammad Hossein Derakhshani, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (6/2/2026).
Pertandingan final antara Indonesia dan Iran diprediksi akan menyajikan tontonan menarik, memadukan semangat juang tuan rumah dengan pengalaman dan mental juara tim tamu.






