Parma – Inter Milan berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen Serie A setelah mengalahkan Parma dengan skor 2-0 pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Namun, pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena dengan posisi tersebut karena persaingan yang ketat.
Kemenangan Penting di Kandang Parma
Gol-gol dari Federico Dimarco di babak pertama dan Marcus Thuram di babak kedua memastikan kemenangan bagi Inter Milan. Hasil ini menjadi respons positif atas hasil imbang yang diraih Napoli sebelumnya melawan Hellas Verona.
Posisi Puncak Klasemen dan Peringatan Chivu
Dengan kemenangan ini, Inter Milan sementara memimpin klasemen Serie A dengan total 42 poin. Mereka unggul empat poin dari rival terdekatnya, AC Milan, dan Napoli. Meskipun demikian, Chivu mengingatkan bahwa keunggulan ini belum aman.
Persaingan di Serie A musim ini dinilai sangat ketat. Chivu menyoroti potensi terpotongnya selisih poin jika AC Milan berhasil mengalahkan Genoa pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Oleh karena itu, ia meminta para pemainnya untuk tetap waspada dan menjaga ambisi.
Fokus pada Laga Berikutnya
Inter Milan dijadwalkan akan menjamu Napoli pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat Napoli adalah salah satu tim yang berhasil mengalahkan Inter di paruh pertama musim.
“Serie A tidak pernah mudah, Anda harus selalu membuktikan diri di setiap laga,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia. “Menyenangkan melihat angka dan statistik, tapi yang utama adalah rasa lapar dan ambisi di lapangan,” tambahnya.
Chivu menekankan pentingnya tidak meremehkan lawan. “Serie A tidak mudah, tidak ada yang boleh diremehkan, bahaya selalu mengintai,” tegasnya.






