Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyuarakan kekhawatirannya terkait kualitas perwasitan menjelang laga akbar melawan Persija Jakarta. Ia berharap para pengadil lapangan dapat memimpin pertandingan tanpa merugikan timnya.
Keluhan Pasca Kekalahan dari Persik
Kekhawatiran Hodak ini muncul setelah Persib Bandung menelan kekalahan 0-1 dari Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Senin (5/1/2025). Menurut Hodak, kepemimpinan wasit dalam laga tersebut dinilai merugikan kubu Maung Bandung.
Kekalahan ini berdampak pada posisi Persib di klasemen sementara Super League. Mereka gagal mengkudeta Borneo FC Samarinda dari puncak klasemen. Persib kini mengoleksi 35 poin, tertinggal dua angka dari Borneo yang memimpin dengan 37 poin. Selain itu, Persib juga kalah selisih gol dari Persija Jakarta yang berada di posisi kedua dengan raihan poin yang sama.
Surat Keberatan Akan Dilayangkan
Bojan Hodak secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap kinerja wasit. “Ini pertama kalinya saya membahas wasit. Saya tidak senang dengan kepemimpinannya. Kami akan melayangkan surat keberatan,” ujar Hodak, dikutip dari detikJabar.
Ia menambahkan, “Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi soal wasit. Itu saja.”
Fokus ke Laga Melawan Persija
Menatap laga selanjutnya melawan Persija Jakarta, Hodak enggan berbicara lebih jauh mengenai potensi spekulasi yang mungkin muncul terkait isu perwasitan. “Pertandingan selanjutnya melawan Persija. Anda tahu sendiri, orang-orang akan mulai berspekulasi tentang hal-hal seperti ini, jadi lebih baik saya tidak bicara lebih jauh,” tuturnya.
Pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, yang kerap dijuluki sebagai ‘El Clasico Indonesia’, dijadwalkan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (11/1). Duel ini diprediksi akan sangat krusial dalam perebutan puncak klasemen, di mana Persib, Persija, Borneo FC, dan Malut United tengah bersaing ketat.






