Liga Indonesia

Liga 4 Tercoreng Insiden Kungfu, Apa Sebenarnya Kompetisi Amatir Ini?

Advertisement

Dua insiden kekerasan yang melibatkan aksi tendangan kungfu mewarnai jalannya kompetisi Liga 4 2025/26. Insiden ini kembali menyoroti status kompetisi yang berada di level keempat dalam piramida sepak bola nasional Indonesia.

Sorotan Aksi Kasar Pemain

Kasus terbaru melibatkan Muhammad Hilmi Gimnastiar dari PS Putra Jaya Pasuruan yang menendang dada pemain lawan, serta Dwi Pilihanto dari KAFI Jogja yang melakukan tendangan ke kepala lawan. Kedua pemain tersebut kini dijatuhi sanksi larangan beraktivitas seumur hidup oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di wilayah masing-masing.

Mengenal Liga 4: Kompetisi Amatir

Liga 4 merupakan satu-satunya kompetisi sepak bola di Indonesia yang berstatus amatir. Kompetisi ini berada di bawah Super League (sebelumnya Liga 1), Championship (sebelumnya Liga 2), dan Liga Nusantara (sebelumnya Liga 3) yang dikategorikan sebagai kompetisi profesional.

Musim 2025/26 ini merupakan musim kedua penyelenggaraan Liga 4. Kompetisi ini pertama kali digelar pada musim 2024/25. Sebelumnya, struktur piramida sepak bola Indonesia hanya mengenal tiga tingkatan kompetisi profesional.

Perubahan Format Kompetisi

Format Liga 4 mengalami perubahan signifikan pada musim ini. Jika pada musim perdana digelar dari tingkat provinsi, kini kompetisi dimulai dari fase regional atau tingkat Kabupaten/Kota.

Fase regional dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wali Kota Depok Supian Suri pada 23 Agustus 2025 di Stadion Merpati, Depok. Kick-off fase Liga 4 Kota Depok mempertemukan PS Korpri melawan PS Sawangan di Grup A.

Fase regional yang memperebutkan Piala Bupati/Piala Walikota berlangsung pada Agustus hingga September 2025. Tim-tim yang lolos kemudian melanjutkan ke fase Piala Gubernur (tingkat Provinsi) yang digelar pada September 2025 hingga Februari 2026. Tim terbaik dari fase provinsi akan melaju ke Putaran Nasional yang dijadwalkan pada April hingga Mei 2026.

Advertisement

PSSI menjelaskan mengenai tujuan dan alur kompetisi ini. “Liga 4 merupakan kompetisi yang digelar di tingkat kabupaten/kota. Klub-klub amatir dari berbagai daerah akan bersaing, dan juara Liga 4 akan promosi ke Liga 3, yang berlangsung di tingkat provinsi,” tulis PSSI.

Lebih lanjut, PSSI menambahkan, “Kompetisi Liga 4 ini mengusung semangat perserikatan, melibatkan pemerintah daerah, dan didukung oleh regulasi baru yang memungkinkan penggunaan APBD untuk pembinaan sepak bola. Ajang ini menjadi panggung awal bagi talenta muda lokal unjuk kemampuan diri.”

Wujud Janji Kampanye Erick Thohir

Insiden ‘tendangan kungfu’ yang terjadi baru-baru ini merupakan bagian dari fase provinsi Liga 4. Hilmi beraksi dalam Liga 4 Jawa Timur, sementara Dwi Pilihanto di Liga 4 Yogyakarta. Kedua klub mereka tengah berjuang untuk mendapatkan tiket ke fase nasional.

Kehadiran Liga 4 merupakan salah satu realisasi janji kampanye Erick Thohir saat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI. Ia sebelumnya menyatakan bahwa struktur kompetisi sepak bola Indonesia perlu ditambah di level bawah.

“Kalau kita lihat, struktur liga kita terlalu sedikit, Piala Indonesia yang mempertemukan seluruh tim tidak berjalan, semakin banyak kompetisi, tentu memberikan lebih banyak kesempatan bermain bagi para pemain muda. Motivasi pemain dari Liga 3 saat bertemu tim Liga 1 tentu akan sangat berbeda, atmosfer ini harus seharusnya menjadi perhatian,” ujar Erick Thohir pada pertengahan Januari 2023.

Advertisement