Liga Indonesia

Maarten Paes Gabung Ajax: Tinggi Ideal dan Kekuatan Fisik Jadi Sorotan Jurnalis Belanda

Advertisement

Jakarta – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi bergabung dengan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, pada bursa transfer musim dingin ini. Kepindahannya yang diumumkan pada 2 Februari 2026 ini disambut dengan sorotan positif, terutama terkait postur dan kekuatan fisiknya yang dinilai ideal untuk posisi penjaga gawang.

Penilaian Jurnalis De Telegraf

Jurnalis terkemuka dari media Belanda, De Telegraf, Mike Verweij, memberikan pandangannya mengenai kualitas Maarten Paes. Verweij secara khusus menyoroti keunggulan fisik yang dimiliki oleh kiper berusia 27 tahun tersebut.

“Tinggi yang ideal untuk posisinya dan kekuatan yang lebih dari cukup untuk beradu fisik,” ujar Verweij seperti dikutip dari Voetbalprimeur. Penilaian ini menegaskan bahwa Paes memiliki atribut penting yang dicari oleh klub sebesar Ajax.

Perjalanan Karier Maarten Paes

Maarten Paes bukanlah nama baru di kancah sepak bola Belanda. Ia merupakan produk dari akademi NEC Nijmegen dan pernah memperkuat FC Utrecht selama beberapa musim. Bersama FC Utrecht, Paes mencatatkan 48 penampilan di berbagai kompetisi, menunjukkan konsistensi dan pengalamannya di Eredivisie.

Advertisement

Peran Jordi Cruyff dan Dani Landzaat

Kedatangan Paes ke Ajax disebut-sebut tak lepas dari peran strategis dua figur penting yang memiliki kedekatan dengan sepak bola Indonesia. Jordi Cruyff, mantan penasihat teknis Timnas Indonesia, dan Dani Landzaat, mantan asisten pelatih skuad Garuda, diyakini turut berperan dalam proses transfer ini.

Dua Kiper Lain di Skuad Ajax

Di skuad Ajax musim ini, Maarten Paes akan bersaing dengan dua penjaga gawang lainnya. Salah satunya adalah Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool, dan Joeri Heerkens. Dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun, Paes diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim.

Bergabungnya Paes ke Ajax sempat menimbulkan keterkejutan di kalangan penggemar klub tersebut, namun penilaian positif dari jurnalis Belanda diharapkan dapat meredakan keraguan dan membangun optimisme.

Advertisement