Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (7/2/2026) ini, akan terasa berbeda bagi Bajul Ijo karena kehilangan dua pemain asing andalannya.
Kehilangan Pilar Asing
Dua pilar asing Persebaya, Milos Raickovic dan Bruno Moreira, dipastikan absen dalam laga krusial ini akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan kedua pemain tersebut tentu menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Bernardo Tavares, mengingat peran vital mereka sepanjang musim ini.
Milos Raickovic telah menunjukkan konsistensi dengan tampil dalam 19 pertandingan, menjadi motor serangan tim. Sementara itu, Bruno Moreira menjadi top scorer Persebaya musim ini dengan torehan 7 gol, menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Tantangan Bernardo Tavares
Meskipun menghadapi situasi sulit dengan absennya dua pemain kunci, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan. Pelatih asal Portugal itu justru menantang para pemain pelapis untuk memanfaatkan kesempatan ini dan membuktikan kemampuan mereka.
“Kami memiliki lebih dari 11 pemain. Ketika satu atau dua pemain tidak bisa bermain, pemain lain harus siap mengambil kesempatan dan menunjukkan perkembangan mereka,” ujar Bernardo Tavares, dikutip dari laman resmi klub.
Lebih lanjut, Tavares menekankan pentingnya kewaspadaan penuh terhadap agresivitas Bali United, yang diperkuat oleh pemain-pemain berbahaya seperti Boris Kopitovic dan Mirza Mustafic. Ia menegaskan bahwa timnya harus memiliki rencana permainan yang matang dan fokus total sejak awal hingga akhir laga demi meraih hasil maksimal.
“Kami harus memiliki rencana yang sangat baik dan fokus penuh dari menit pertama hingga terakhir jika ingin mendapatkan hasil positif di sana,” tegasnya.






