Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui kekalahan timnya dari Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Namun, juru taktik asal Brasil itu menyayangkan kepemimpinan wasit Ko Hyung-jin asal Korea Selatan yang dinilainya merugikan timnya.
Kekalahan Persija dan Keluhan Wasit
Persib berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Beckham Putera pada menit ke-5. Meskipun kalah dalam penguasaan skor, Persija mendominasi jalannya pertandingan dengan 57 persen penguasaan bola berbanding 43 persen milik Persib. Sejumlah peluang emas sempat diciptakan Persija, namun kokohnya pertahanan Persib yang dikawal Teja Paku Alam di bawah mistar gawang berhasil menggagalkan upaya mereka.
Kekalahan Persija semakin diperparah dengan kartu merah yang diterima Bruno Tubarao pada menit ke-53. Keputusan ini mengurangi kekuatan Persija yang sedang membangun momentum untuk terus menekan pertahanan Persib.
Terlepas dari hasil akhir, Mauricio Souza tetap mengapresiasi penampilan Persib. Ia menilai tim asuhan Bojan Hodak tersebut sukses meredam agresivitas permainan Persija. “Persib tim yang bertahan dengan baik. Mereka memanfaatkan serangan balik. Selamat kepada Persib Bandung meraih poin dan kami tunggu di Jakarta,” ujar Souza seusai laga.
Kritik Terhadap Kepemimpinan Wasit
Di luar kekalahan tersebut, Souza mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Ko Hyung-jin. Ia merasa wasit asal Korea Selatan itu beberapa kali membuat keputusan yang merugikan timnya. Salah satu keluhannya adalah kurang tegasnya sang pengadil lapangan, yang menyebabkan pertandingan banyak terhenti.
Souza juga menyoroti minimnya tambahan waktu yang diberikan. “Pertandingan banyak berhenti dan kita tidak melihat tim dengan bola. Waktu tambahan di akhir babak kedua hanya diberi empat menit. Dari dua tim tidak bisa fokus lagi di pertandingan. Teknik ya banyak pemain di dalam lapangan bagus,” keluhnya.
Tambahan waktu yang diberikan pada babak pertama hanya 3 menit, dan 4 menit di babak kedua. Menurut Souza, Persija dirugikan karena seharusnya memiliki lebih banyak waktu untuk terus memberikan perlawanan.
Dampak pada Klasemen
Kekalahan ini berdampak signifikan pada posisi Persija di klasemen sementara Super League. Tim Macan Kemayoran harus tergusur ke peringkat ketiga dengan raihan 35 poin. Sementara itu, Persib Bandung berhasil naik ke puncak klasemen dengan 38 poin, sekaligus mengunci posisi juara paruh musim.
Pertandingan antara Persib dan Persija sendiri digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (11/1/2026) sore WIB.






