PSIM Yogyakarta menorehkan performa yang patut diapresiasi di paruh pertama kompetisi Super League. Sebagai tim promosi, Laskar Mataram berhasil melampaui ekspektasi dengan menduduki peringkat keenam klasemen sementara, mengumpulkan 30 poin dari delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan. Kemenangan terakhir diraih atas Madura United dengan skor 3-0.
Saat ini, kompetisi tengah memasuki masa jeda. PSIM Yogyakarta memanfaatkan momentum ini untuk menggelar latihan intensif demi persiapan menghadapi putaran kedua. Pertandingan selanjutnya dijadwalkan pada 25 Januari 2025 melawan Persebaya Surabaya, tim yang sebelumnya berhasil dikalahkan PSIM dengan skor tipis 1-0.
Manajer PSIM Syukuri Hasil Putaran Pertama
Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tim di putaran pertama. Ia menilai posisi keenam klasemen merupakan hasil yang memuaskan bagi tim promosi.
“Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan dan cukup baik karena untuk kami sebagai tim promosi bisa ada di posisi klasemen nomor enam dengan 30 poin,” ujar Razzi Taruna, dikutip dari situs ILeague.
Razzi menambahkan, harapan besar disematkan untuk performa yang lebih baik di putaran kedua. Ia mengidentifikasi konsistensi sebagai salah satu aspek krusial yang perlu dibenahi.
“Pastinya sangat senang dan bersyukur, dan harapannya bisa lebih baik di putaran kedua. Mungkin salah satu hal yang harus perbaiki adalah konsistensi kita juga,” tuturnya.
Fokus Jaga Kebugaran di Tengah Jadwal Padat
Menghadapi padatnya jadwal di putaran kedua, Razzi Taruna menekankan pentingnya menjaga fokus dan kebugaran pemain. Ia menyadari tantangan yang akan dihadapi, terutama dengan jadwal yang diprediksi semakin padat di bulan Februari.
“Terus dengan jadwal yang padat, kami berpikir bagaimana caranya pemain tetap fokus dan juga menjaga kebugarannya dengan baik. Karena di masa-masa besok ini, contoh di bulan Februari saja kita cukup padat jadwalnya,” jelasnya.






