Madrid – Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, membantah keras tudingan bahwa dirinya memiliki pengaruh terhadap keputusan klub memecat pelatih Xabi Alonso. Alonso diberhentikan tak lama setelah kekalahan Madrid dari Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol pada awal Januari 2026.
Hubungan Retak dengan Alonso
Selama menukangi Los Blancos, Alonso dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan beberapa pemain senior, termasuk Vinicius. Hal ini terlihat dari beberapa momen di mana Vinicius tidak menunjukkan reaksi positif saat ditarik keluar oleh Alonso di tengah pertandingan.
Isu ini semakin diperkuat dengan laporan bahwa Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut-sebut lebih memihak Vinicius. Perez dikabarkan khawatir ketegangan antara Alonso dan Vinicius dapat mempengaruhi niat sang pemain untuk memperpanjang kontraknya di Santiago Bernabeu.
Performa Menanjak Pasca-Alonso
Sejak era Xabi Alonso berakhir, performa Vinicius Junior menunjukkan peningkatan signifikan. Pemain berusia 25 tahun itu tampil gemilang dalam kemenangan telak Real Madrid atas AS Monaco dengan skor 6-1 di lanjutan Liga Champions pada 20 Januari 2026. Dalam pertandingan tersebut, Vinicius berkontribusi pada tiga gol timnya, mencetak satu gol dan memberikan dua assist.
Penegasan Vinicius
Meskipun performanya membaik, Vinicius menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ikut campur dalam keputusan klub terkait pemecatan Alonso. “Aku tidak ada hubungannya dengan hal itu… Aku enggak bisa melakukan apapun soal itu,” ujar Vinicius kepada TNT Brasil.
Ia menambahkan, “Satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah beraksi di atas lapangan dan memberikan segenap kemampuanku. Aku memang tidak akan selalu berada dalam performa terbaik secara teknis, tapi selama ini aku selalu memberikan yang terbaik sebisa mungkin untuk tim dan melakukan semuanya sebisa mungkin agar semua orang merasa nyaman.”
(Video terkait: Xabi Alonso Bakal Poles 2 Pemain Madrid Ini)






