Madrid – Kepergian Xabi Alonso dari kursi kepelatihan Real Madrid membuka kembali pintu negosiasi perpanjangan kontrak Vinicius Junior. Sebelumnya, Alonso sempat menjadi ‘duri dalam daging’ bagi kelanjutan karier sang pemain di Santiago Bernabeu.
Sumber ESPN melaporkan, situasi berubah drastis setelah Alonso dilepas oleh manajemen klub awal pekan ini. Keputusan ini disambut baik oleh kubu Vinicius yang sebelumnya merasa sang pelatih tidak maksimal memanfaatkan potensi sang winger asal Brasil.
Usai laga El Clasico akhir Oktober lalu, Vinicius diketahui sempat bertemu dengan Presiden Florentino Perez. Dalam pertemuan tersebut, Vinicius mengungkapkan kegundahannya mengenai masa depannya. Ia merasa sulit untuk memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni 2027 jika Alonso masih menjabat sebagai juru taktik.
Statistik menjadi bukti. Dalam 33 penampilan di bawah asuhan Alonso, Vinicius hanya sembilan kali mampu menyelesaikan pertandingan di lapangan. Empat di antaranya bahkan ia masuk sebagai pemain pengganti. Hal ini sangat kontras dengan era Carlo Ancelotti, di mana Vinicius menjadi andalan utama di lini serang.
Kini, dengan Alvaro Arbeloa yang dipercaya menjadi suksesor Alonso, Madrid diyakini akan segera kembali menggodok proposal kontrak baru untuk Vinicius. Diskusi terakhir mengenai perpanjangan kontrak ini sendiri telah dilakukan pada Mei 2025.
Namun, jalan menuju kesepakatan tidak serta-merta mulus. Masih terdapat jurang pemisah yang cukup lebar antara permintaan gaji Vinicius dengan tawaran yang diajukan oleh Real Madrid. Saat ini, Vinicius menerima gaji bersih sekitar 17 juta Euro per musim. Madrid diperkirakan hanya bersedia menaikkan tawaran hingga 20 juta Euro. Sementara itu, sang pemain meminta tambahan bonus sebesar 10 juta Euro.
Kubu Vinicius berargumen bahwa angka yang diajukan Madrid sudah mendekati batas atas gaji pemain. Namun, mereka melihat masih ada celah untuk dinegosiasikan melalui skema bonus, mirip dengan strategi Madrid saat merayu Kylian Mbappe untuk bergabung.
Vinicius Junior bergabung dengan Real Madrid sejak musim panas 2018. Selama membela Los Blancos, ia telah mengoleksi 14 trofi, termasuk tiga gelar LaLiga, satu Copa del Rey, dan dua trofi Liga Champions.






