Liga Indonesia

Aksi Brutal Pemain Liga 4 Berujung Sanksi Seumur Hidup dari PSSI

Advertisement

Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup kepada dua pemain yang terlibat dalam aksi kekerasan di kompetisi Liga 4. Keputusan tegas ini diambil menyusul insiden brutal yang terjadi di dua provinsi berbeda pada awal Januari 2026.

Tendangan Brutal di Madura

Insiden pertama terjadi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Senin (5/1/2026) saat laga Liga 4 Jawa Timur antara Putra Jaya melawan Perseta. Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, melakukan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha. Aksi tidak sportif ini sontak menuai kecaman dan berujung pada pemecatan Hilmi dari klubnya pada hari yang sama.

Melalui pernyataan tertulis, manajemen Putra Jaya menyatakan pemberhentian kerja sama dengan Hilmi. Tidak berselang lama, Komite Disiplin (Komdis) PSSI pusat turut bereaksi. Ketua Komdis PSSI, Umar Husin, merekomendasikan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup bagi Hilmi. Rekomendasi ini segera ditindaklanjuti oleh Komdis PSSI Jawa Timur, yang secara resmi menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada Hilmi, meskipun ia masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding.

Advertisement

Insiden di Yogyakarta

Di hari yang hampir bersamaan, aksi kekerasan kembali terjadi di Liga 4 Yogyakarta. Pemain KAFI Jogja, Dwi Pilihanto, kedapatan menendang kepala pemain UAD FC, Amirul Mutaqqin, di Lapangan Sitimulyo, Bantul, pada Selasa (6/1/2026). Tendangan tersebut menjadi sorotan publik di tengah maraknya perbincangan mengenai aksi kasar dalam sepak bola.

Menanggapi hal tersebut, Komdis PSSI Yogyakarta juga mengambil langkah serupa. Dwi Pilihanto dijatuhi sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup. Kedua insiden ini terjadi dalam ajang Liga 4 fase Provinsi, yang merupakan bagian dari Piala Gubernur. Saat ini, klub-klub yang berhasil lolos dari fase regional sedang berjuang memperebutkan tiket menuju fase nasional.

Advertisement