Cedera yang dialami Kylian Mbappe di lini serang Real Madrid memunculkan perdebatan mengenai keputusan klub melepas striker muda Endrick. Namun, pelatih Xabi Alonso menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah dipertimbangkan secara matang untuk jangka panjang.
Mbappe Cedera, Pilihan Serang Madrid Terbatas
Kylian Mbappe mengalami cedera pada lutut kirinya di penghujung tahun 2025. Pemain bintang asal Prancis ini diprediksi harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih tiga pekan. Kondisi ini secara otomatis membatasi opsi Xabi Alonso di lini serang tim. Saat ini, selain Mbappe yang absen, Alonso hanya memiliki Gonzalo Garcia sebagai penyerang murni nomor sembilan. Meskipun Vinicius Junior dan Rodrygo Goes pernah ditempatkan di posisi tersebut, absennya Mbappe semakin menipiskan kekuatan serangan Madrid.
Keputusan Melepas Endrick Dipertanyakan
Dengan terbatasnya pilihan di lini depan, keputusan Real Madrid untuk meminjamkan Endrick ke Olympique Lyon hingga akhir musim pun mulai dipertanyakan. Endrick, yang baru berusia 19 tahun, dianggap bisa menjadi solusi sementara atau setidaknya menambah kedalaman skuad di tengah krisis penyerang.
Alonso: Keputusan Melepas Endrick Sudah Tepat
Meski demikian, Xabi Alonso tetap teguh pada pendiriannya bahwa melepas Endrick adalah langkah yang tepat. Ia menekankan pentingnya melihat gambaran yang lebih luas, tidak hanya fokus pada kebutuhan jangka pendek.
“Kami harus fokus tidak hanya ke jangka pendek, tapi juga jangka menengah dan kapan negosiasinya berlangsung,” ujar Alonso seperti dilansir Football Espana. “Keputusannya sudah diambil dan tidak bisa ditarik kembali. Kami akan menghadapi Piala Super Spanyol dengan keyakinan besar kepada pemain-pemain yang kami miliki.”
Alonso juga memahami sepenuhnya alasan Endrick menerima tawaran dari Lyon. Ia menilai bahwa pada fase kariernya saat ini, Endrick membutuhkan jam terbang yang lebih banyak untuk berkembang.
“Endrick, di titik ini dalam kariernya, perlu bermain, dan saya paham kenapa dia mengambil keputusan itu dan kenapa klub menginvestasikan perkembangan dan pengalamannya di liga seperti Liga Prancis. Real Madrid bekerja dengan baik soal pemain yang meninggalkan tim untuk berkembang dan kemudian kembali,” jelas Alonso.
Keputusan ini menunjukkan strategi jangka panjang Real Madrid dalam mengelola talenta muda mereka, memberikan kesempatan bermain di klub lain demi kematangan sebelum kembali berseragam putih.






