Liga Indonesia

Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Jadi Batu Sandungan Terberat Iran

Advertisement

Tim Nasional Futsal Indonesia harus puas meraih predikat runner-up dalam ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah dramatis dari Iran melalui adu penalti dengan skor 4-5. Pertandingan final yang digelar pada Sabtu (7/2/2026) ini berakhir imbang 5-5 hingga babak perpanjangan waktu, memaksa kedua tim menentukan juara melalui adu tos-tosan.

Indonesia Catatkan Sejarah Meski Kalah

Meskipun gagal meraih gelar juara, skuad Garuda berhasil mengukir sejarah baru. Kekalahan ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia sejak debut di turnamen Piala Asia Futsal pada tahun 2002. Keberhasilan mencapai final dan memberikan perlawanan sengit kepada Iran yang merupakan langganan juara menunjukkan perkembangan signifikan timnas futsal Indonesia.

Iran Kebobolan Terbanyak Sepanjang Turnamen

Dalam pertandingan final tersebut, gawang Iran bergetar sebanyak lima kali. Jumlah ini merupakan rekor kebobolan terbanyak yang dialami Iran dalam satu pertandingan sepanjang gelaran Piala Asia Futsal 2026. Sebelumnya, Iran tampil dominan di fase grup dengan hanya kemasukan tiga gol dalam tiga pertandingan Grup D, termasuk kemenangan 4-1 atas Malaysia, 5-0 atas Afghanistan, dan 2-0 atas Arab Saudi.

Perjalanan Iran di babak gugur juga menunjukkan ketangguhan mereka, meskipun tetap kemasukan gol. Iran berhasil mengalahkan Uzbekistan dengan skor 7-4 di perempat final, kemudian menyingkirkan Irak 4-2 di semifinal. Namun, di partai puncak, pertahanan Iran diuji habis-habisan oleh serangan cepat dan efektif dari timnas Indonesia.

Advertisement

Adu Penalti Menentukan Nasib

Babak adu penalti menjadi penentu gelar juara. Dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, dari kubu Iran, hanya Masoud Yousef Shavardazi yang gagal mengeksekusi penalti. Hasil ini memastikan Iran meraih gelar Piala Asia Futsal secara beruntun (back to back) dan mengukuhkan dominasi mereka dengan total 14 gelar sepanjang sejarah turnamen.

Meskipun demikian, penampilan impresif Indonesia di final ini menegaskan bahwa mereka adalah tim yang mampu memberikan perlawanan sengit bahkan kepada tim sekuat Iran, menjadikan mereka sebagai batu sandungan terberat bagi tim juara di turnamen kali ini.

Advertisement