Gelandang Liverpool, Florian Wirtz, menunjukkan perkembangan signifikan dalam adaptasinya di Liga Inggris. Pemain berusia 22 tahun itu dilaporkan telah menambah massa ototnya, sebuah langkah strategis untuk menghadapi kerasnya kompetisi sepak bola di Inggris.
Adaptasi Fisik dan Mental
Wirtz, yang didatangkan Liverpool dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 dengan mahar 116 juta Pounds (sekitar Rp 2,5 triliun), mengakui bahwa Liga Inggris menuntut penyesuaian fisik yang berbeda. Ia merasa semakin percaya diri untuk terlibat dalam duel fisik di lapangan.
“Saya tahu ini adalah liga tersulit di dunia dan saya hanya perlu membiasakan diri dengan permainan fisik. Setiap pertandingan, saya merasa sedikit lebih baik,” ujar Wirtz kepada BBC. Pernyataannya mengindikasikan bahwa ia semakin berani dalam melakukan adu badan dengan lawan.
Peningkatan Massa Otot
Menurut laporan dari Daily Mail, Wirtz secara khusus menjalani program latihan dan diet untuk menambah massa ototnya. Hasilnya, ia berhasil menambah dua kilogram massa otot. Yang patut dicatat, penambahan berat badan ini tidak mengurangi kecepatannya, aspek krusial yang tetap dipertahankan.
Penambahan massa otot ini diharapkan dapat membantu Wirtz dalam menghadapi intensitas dan kontak fisik yang lebih tinggi di Liga Inggris. Setelah 16 pertandingan, Wirtz akhirnya berhasil mencetak gol pertamanya di liga, sebuah pencapaian yang menandai momentum positif dalam adaptasinya.
Prospek Musim Panjang
Dengan sisa musim yang masih panjang, para pengamat menantikan apakah Wirtz dapat terus mempertahankan performa apiknya setelah berhasil membuka keran golnya. Kemampuannya untuk beradaptasi secara fisik dan mental akan menjadi kunci bagi Liverpool dalam mengarungi sisa kompetisi.






