Liga Indonesia

Hector Souto Akui Masih Terasa Sakit Usai Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Piala Asia

Advertisement

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku masih merasakan kesedihan mendalam atas kekalahan timnya di final Piala Asia Futsal 2026. Indonesia nyaris meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam sejarah, namun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti.

Kekalahan Menyakitkan di Laga Puncak

Pertandingan final yang digelar di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2) lalu berlangsung dramatis. Timnas Futsal Indonesia, yang diperkuat pemain seperti Israr Megantara dan Ahmad Habibie, sempat unggul sebelum akhirnya dikejar oleh Iran. Skor imbang 5-5 dalam waktu normal memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Indonesia kalah tipis 4-5.

Kekalahan ini tentu menyisakan penyesalan, terutama bagi Hector Souto. Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Unggahan Emosional Sang Pelatih

Dalam unggahannya di Instagram @souto.h, Souto menyatakan bahwa kekalahan di final Piala Asia Futsal 2026 masih terasa sangat menyakitkan baginya. Ia mengaku sulit memaafkan diri sendiri karena membiarkan gelar juara yang sudah di depan mata terlepas.

“Masih terasa sakit. Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas,” tulis Souto.

Meskipun banyak pihak memberikan ucapan selamat atas pencapaian timnas, Souto menegaskan bahwa dalam benaknya masih ada keyakinan bahwa Indonesia seharusnya bisa meraih kemenangan. Ia merasa Indonesia pantas mendapatkan gelar tersebut.

“Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya,” lanjutnya.

Advertisement

Harapan untuk Futsal Indonesia

Lebih lanjut, Souto menyampaikan harapannya agar futsal Indonesia dapat bangkit dari kekalahan ini. Ia ingin timnas dapat membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan membuktikan bahwa futsal memiliki masa depan yang cerah jika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian.

“Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian. Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya,” ujarnya.

Souto juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersatu memodernisasi futsal Indonesia, serta keluar dari budaya usaha minimum dan paradigma yang sudah usang.

“Sekarang saatnya menyatukan kekuatan untuk memodernisasi futsal kita. Kita tidak bisa terus hidup dalam budaya usaha minimum atau terjebak pada paradigma yang sudah usang,” tutupnya.

Pencapaian Terbaik Sepanjang Sejarah

Meskipun harus puas sebagai runner-up, pencapaian Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026 ini merupakan yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka. Prestasi ini melanjutkan tren positif timnas yang sebelumnya berhasil menjuarai Piala AFF 2024 dan SEA Games 2025.

Advertisement