Makassar – Pesepak bola muda PSM Makassar, Ricky Pratama (22 tahun), dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap kekasihnya. Laporan ini diajukan oleh korban yang berinisial AD (25 tahun) beserta kuasa hukumnya.
Kronologi Pelaporan
Kuasa hukum AD, Eko Saputra, mengonfirmasi pelaporan tersebut. “Betul, siang tadi kami ke Polda Sulsel. Kami sudah melaporkan RP atas dugaan penganiayaan,” ujar Eko Saputra kepada wartawan pada Minggu (15/2/2026), seperti dikabarkan detikSulsel.
Korban AD didampingi kuasa hukumnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel pada Minggu siang. Peristiwa dugaan penganiayaan ini dilaporkan terjadi di kos korban yang beralamat di Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Jumat (6/2/2026).
Viral di Media Sosial
Sebelum laporan resmi dibuat, curahan hati seorang wanita yang diduga korban sempat viral di media sosial. Dalam unggahannya, ia memberikan petunjuk bahwa pesepak bola yang menganiayanya pernah membela Timnas Indonesia dan timnya saat itu sedang menjalani laga tandang ke Yogyakarta.
Profil Ricky Pratama
Ricky Pratama dikenal sebagai pemain muda berbakat yang memulai karier sepak bolanya di akademi PSM Makassar. Prestasinya menonjol saat ia menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 tahun 2021 dengan total 27 gol. Ia juga pernah memperkuat lini depan Timnas Indonesia U-20 di berbagai era kepelatihan, termasuk di bawah Shin Tae-yong, Indra Sjafri, hingga Gerald Vanenburg.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PSM Makassar belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus yang menjerat salah satu pemainnya tersebut.





