Liga Indonesia

PSIM Yogyakarta Masih Mandul di Putaran 2 Super League, Ada Sinyal Positif Lawan Persik

Advertisement

Jakarta – PSIM Yogyakarta belum mampu meraih kemenangan di putaran kedua Super League. Namun, tim berjuluk Laskar Mataram itu dinilai menunjukkan perkembangan positif usai menahan imbang Persik Kediri.

Sejauh ini, PSIM telah melakoni empat pertandingan di putaran kedua Super League. Hasilnya, tim asuhan Jean Paul Van Gastel tersebut mengumpulkan dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Dalam laga terakhir melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB, PSIM berhasil terhindar dari kekalahan. Persik sempat unggul dua kali dalam pertandingan tersebut, dengan gol dicetak oleh Jonatan Toral dan Ezra Walian. PSIM berhasil menyamakan kedudukan berkat dua gol dari Ezequiel Vidal.

Sebelumnya, PSIM Yogyakarta juga bermain imbang melawan Persis Solo, serta menelan kekalahan dari Borneo FC dan Persebaya Surabaya.

Advertisement

Meskipun belum meraih kemenangan, pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, melihat adanya sinyal positif dari performa anak asuhnya saat menghadapi Persik, terutama kemampuan tim untuk bangkit dua kali setelah tertinggal.

“Ini adalah pertandingan taktis dari kedua belah pihak. Kediri memulai dengan baik, dan kami mengalami kesulitan untuk mendapatkan posisi yang tepat,” ujar Van Gastel seperti dikutip dari situs ILeague. “Penguasaan bola kami tidak berada dalam posisi yang baik. Jadi, saat kami menguasai bola, kami tidak sebaik biasanya.”

Van Gastel menambahkan, “Dua kali lawan unggul dalam skor, dan tim saya bangkit kembali. Jadi menurut saya, itu hal positif bagi kami bahwa kami bisa bangkit setelah dua kali tertinggal.”

Advertisement