Liga Indonesia

Sekjen AFC: Peluang Malaysia Menang Banding CAS 50-50 Terkait Kasus Pemain Naturalisasi

Advertisement

Kuala Lumpur – Sekretaris Jenderal AFC, Windsor Paul John, menilai Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memiliki peluang 50 persen untuk memenangkan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Peluang ini muncul setelah CAS mengabulkan penangguhan hukuman yang diajukan FAM.

Penangguhan Hukuman FIFA

Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama setahun kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia pada akhir Januari 2026. Hukuman ini diberikan karena ketujuh pemain tersebut terbukti memanipulasi dokumen. Ketujuh pemain yang dimaksud adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

FAM segera mengajukan penangguhan hukuman FIFA kepada CAS, yang kemudian dikabulkan. Keputusan ini memungkinkan ketujuh pemain tersebut untuk kembali bermain sambil menunggu hasil banding akhir.

Sinyal Positif dari CAS

Windsor Paul John menganggap dikabulkannya permohonan penangguhan hukuman oleh CAS sebagai sinyal positif bagi Malaysia. Ia menyatakan bahwa CAS jarang mengabulkan upaya penangguhan dari pihak tergugat, mengingat persyaratan yang sangat tinggi.

“(Tujuh pemain) meminta penangguhan skorsing dan di CAS sangat susah untuk mengabulkan ini karena persyaratan mendapatkan permohonan penangguhan sangat tinggi,” kata Windsor Paul John, dilansir dari media Malaysia Makan Bola.

Advertisement

Ia menambahkan, “Jadi ada peluang 50-50 untuk menang (banding). Berdasarkan pengalaman kami di AFC, semua kasus yang telah diputuskan AFC, siapa pun yang mengajukan banding ke CAS dan meminta perintah penangguhan, semuanya kalah. Mereka tidak pernah berhasil. Tidak pernah berhasil dalam sejarah kami di AFC.”

Windsor Paul John juga menyoroti keunikan kasus ini dalam sejarah AFC.

“Selama saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal sejak 2015, tidak pernah ada satu pun kasus di mana terdakwa ditangguhkan. Ini adalah pertama kalinya yang kami ketahui ada pemain mendapat penangguhan sanksi,” ungkapnya.

Keputusan akhir banding CAS diperkirakan akan keluar pada 26 Februari 2026.

Advertisement